Biografi The Fly

August 30th, 2007 by gianthefly

Thefly2 Biografi :

The Fly adalah grup band anak muda bergenre rock dengan personel terdiri atas Firman Siagian (vocal), Levi (Bass), Kin (gitar) dan Adith (keyboard). Sebelumnya di posisi vokal ada nama Bjah, namun karena sejumlah kasus pribadinya ia, harus hengkang dari grup ini. Saat ini sebagai vocal The Fly adalah Gian Idol, lengkapnya Firman Siagian (vocal) yang sebelum pernah di posisi ketiga dalam ajang adu bakat, Indonesian Idol. Gian sendiri bergabung dengan The Fly pada 2007, padahal The Fly memecat Bjah terhitung bebrapa tahun lalu. Ada kemungkinan di tengah vakumnya The Fly tidak memiliki vokalis. Lagu-lagu The Fly di masa lalu antaranya Pelangi Semu, Air Mata Suci (1997), Terbang, Bidadariku (2000), Palsu, Berlalu, Biru (2002), Tetap Di Sini, Bila, Damailah (2004), dan lain-lain. Sementara di album barunya, The Fly memiliki single Racun Hidupku, Mencintaimu (Keangkuhanmu), Saat Bersamamu, Untukmu, Di sudut Dunia, Mr. Nice Guy, Bukan Untukmu, Karma, Sepi dan Di sisiNya. Dalam waktu dekat, menurut pengakuan Gian Grup ini akan merilis album berbahasa Inggris, di mana mereka telah memiliki ‘bekal lagu’, If Loving You Is Wrong dan I Don`t Want To Be Right.

(*) dari KAPANLAGI.COM

dari KAPANLAGI.COM

August 30th, 2007 by gianthefly

(*) dari Kapanlagi.com -

The_fly_minus_kin2 Entah karena tak mau kalah dengan band lainnya, grup musik beraliran modern-rock, The Fly, juga ingin merilis album berbahasa Inggris. Berbekal beberapa lagu bahasa Inggris di album terbaru mereka If Loving You is Wrong, I Don’t Want to be Right, mereka tetap yakin albumnya nanti akan beda dengan yang sudah ada. Sayangnya para penggemar sepertinya masih harus menunggu cukup lama untuk bisa memiliki album English version itu. "Mungkin Album berikutnya kita akan membuat album bahasa Inggris. Kita sudah punya beberapa lagu yang Indonesia-Inggris gitu," ujar Levi, pemain bass The Fly pada tim Kapanlagi.com, Sabtu (21/7) lalu, usai konsernya di Malang. Saat ditanyakan kapan album itu akan dibuat dan dirilis, Levi menjawab, "Mungkin setahun lagi ya, karena kita memang kalau buat album agak lama. Apalagi proses rekaman." Levi memberikan contoh pada lagu TERBANG yang sebenarnya lagu itu pertama kali dibuat durasinya mencapai tujuh menit. Kemudian lagu itu dirubah menjadi lima menit, yang akhirnya menjadi empat menit. Diakuinya, hampir semua lagu yang pernah diciptakan The Fly bisa dirubah bahkan dibuang begitu saja. "Kita memang agak perfeksionis. Kita tidak mengikuti pasar seperti yang lain. Kalau kita pengen bikin musik, ya yang bagus dan berkualitas, meski lama gak apa-apa. Kita tetap mengikuti warna band, bukan mengikuti warna yang trend di pasar musik. Itu bertentangan dengan hati nurani, mending gak usah nge-band kalau kayak gitu," pungkas Levi. "Kita kalau bikin musik berusaha jauh dari keinginan material. Menurut gue yang gitu itu kan mementingkan diri sendiri, gak peduli dengan musik Indonesia," tambah Gian, sang vokalis. Manajer The Fly, Wawan Abi, juga menambahkan bahwa band mereka memang beda dengan yang lainnya. Pasalnya, mereka tidak mau ikut-ikutan dan menjauhkan pikiran dari komersil yang berlebihan. Menanggapi kemunduran musik Indonesia, The Fly mengatakan tidak ingin membuat lagu yang langsung ‘enak’ jika didengarkan para penggemarnya. "Lagu yang kita buat biasanya belum kedengaran enak jika didengarkan dua atau tiga kali. Kita bikin lagu yang beberapa kali didengar baru enak. Itulah yang bikin musik itu gak bisa dilupakan," ungkap Levi. (kpl/boo/rsd)

The Fly: Hati Dalam Stoples

April 24th, 2007 by gianthefly

Theflyinteen_1      "Gimana nggak stress? Gabung sama band besar, udah bikin 4 album, trus karakternya sangat kuat. Beban yang berat banget buat gue." Siapa lagi yang ngomong begini kalo bukan vokalis baru The Fly yang mencuri perhatian banyak orang? Kenalin, namanya Gian (28). Okey. Everybody knows him as Firman Idol. Tolong jangan panggil dia Firman lagi, karena emang panggilannya dari kecil tuh Gian.

    Btw, beneran tuh Gian stres gara-gara masuk The Fly? Katanya sih begitu. Waktu proses rekaman album ke-5 The Fly, Gian malah harus nginep di rumah sakit segala gara-gara kecapean, banyak pikiran, dan begadang. Iya, digabung jadi stres tuh. Teuteup… "Tapi nggak papa kok. Aku banyak belajar dari temen2 di The Fly. Mereka sangat perfeksionis dan detail banget ngerjain album. Aku kagum dan nggak mau ngecewain mereka. Makanya aku menyesuaikan diri, salah satunya dengan dengerin album dari band band Eropa kayak U2, Better Than Ezra, dan Massive Attack. The Fly kan referensinya banyak dari band Eropa. Aku sendiri sebelum masuk The Fly lebih banyak denger band-band Amerika kayak The Rolling Stones dan Mr. Big," celoteh Gian. Kenapa Gian yang dipilih The Fly untuk jadi pengganti B’jah? "Dari awal kami udah ngeliat perkembangan Indonesian Idol 2. Pas Gian masuk babak 3 besar, kami pikir dia punya kualitas bagus. Tapi waktu itu nggak kepikiran dia bakal jadi vokalis kami. Karakter dan vokalnya nggak nyambung dengan karakter The Fly." jelas Kin (gitar, vokal). The Fly yang juga beranggotakan Levi (bas) dan Adit (kibor, synth) nyoba cari vokalis lain (kira-kira 50 orang) tapi nggak ada yang cocok. Nah pas udah agak dikejar2 deadline dan yang ikut audisi udah abis, diundanglah Gian ke markas The Fly. Ternyata skill, teknik, dan karakter vokal Gian cocok dengan yang kami mau. Kami emang nggak mau nyari yang pemula, kami mau nyari penyanyi yang udah jadi. Gian emang baru. Tapi frekuensi manggungnya udah sering dan ketngguhan mentalnya udah terbukti di Indonesian Idol," sambung Adit.

    Single The Fly "Mencintaimu (Keangkuhanku)" pastinya lagi sering banget di-request di radio-radio. Kamu udah beli albumnya belum> If Loving You is Wrong, I Don’t Want to be Right. Itu judul albumnya. Puitis yee… "Lagu2 di album ini bercerita tentang cinta yng sakit, cinta buta, pokoknya cinta dalam sikon yang salah," singkat Levi. Pantesan aja cover albumnya gambar hati yang dimasukin ke dalam stoples. "Itu simbol cinta yang artinya dalam sekali lho.. Hati dalam stoples artinya cinta yang nggak bebas, ada something yang ngurung tapi tetep cinta," tambah Kin. Di album ini juga ada 1 lagu yang khusus dipersembahkan The Fly kepada almarhumah Sukma Ayu (pesinetron). "Sukma itu deket banget sama kami. Dia sering nyumbang banyak hal untuk The Fly. Sukma udah kayak adik buat kami," kata Kin lagi. The Fly lega dan puas dong akhirnya album ke-5 rilis juga setelah vakum lebih dari 2 tahun? “Puas sih belum. Kami ngerasa belum maksimal karena ketemu sama Gian belum terlalu lama. Tapi ini yang terbaik buat kami saat ini. The Fly berhasil menyatukan The Fly lama dengan vokalis baru, kata beberapa orang di friendster The Fly,” ucap Kin. Okey Guys, sukses albumnya ya.. (gaya)

(dari tabloid TEEN ed.58,April 2007 hal.13)